Hidup yang Benar

1 Kor 15:33  Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.

Seperti apa yang dikatakan firman diatas, pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik. Dan pepatah mengatakan “Dimana kamu berada, itulah kamu”. Komunitas yang ada di sekeliling kita membentuk pribadi dan karakter kita. Tapi apakah kita berada di komunitas yang benar, atau membangun hidup kita? Apa yang harus kita lakukan di tengah-tengah komunitas kita?

Banyak orang berpikir bahwa komunitas yang positif adalah komunitas yang berisi orang-orang hebat, sukses, kaya, pintar, dll. Karena paradigmna ini, banyak orang yang ingin sukses. Sehingga mereka mencari, berkumpul dan bergaul dengan komunitas itu. Itu merupakan hal yang bagus bagi kemajuan hidup kita, tapi itu saja tidaklah cukup. Kita juga harus memiliki Firman Tuhan dalam hidup kita. Kita tidak bisa hanya berkumpul mengikuti perkembangan yang mereka lakukan, dan melakukan seperti mereka lakukan.

Apa hubungannya Firman Tuhan dengan komunitas anda? Seperti yang firman katakan “Pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik”. Jika kita ingin menjadi businessman yang sukses, kita harus bertindak dan berlaku seperti businessman agar orang yg sukses mau bergaul dengan kita. Kita akan belajar bagaimana perilaku dan cara hidup businessman yang kebanyakan tidak benar dan tidak sesuai dengan prinsip alkitab. Dan tanpa sadar kita melakukan hal yang sama, seperti yang dilakukan bissinessman tersebut. Tanpa Firman Tuhan, kita tidak bisa kuat untuk hidup dengan benar di hadapan Tuhan sebagai businessman. Karena Firman Tuhan membuat kita tahu tentang kehendak Tuhan, akan yang benar dan yang salah. Sehingga saat di dunia kerja kita tahu apa yang harus kita lakukan. Meskipun kita bergaul bahkan bekerja sama dengan businessman yang tidak mengenal Allah. Kita tetap bisa hidup benar di hadapan Tuhan karena Firman Tuhan yang ada di dalam hidup kita. Firman Tuhan adalah pedang roh, yang bisa kita temukan di alkitab maupun renungan. Dan merupakan kewajiban kita sebagai orang percaya untuk merenungkan firmanNya. Jadilah orang yang berbeda di dunia kerja demi nama Tuhan

Melayani Di Gereja dan Di Dunia Kerja

Matius 20:28 Mat 20:28  sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang.”

Firman ini dinyatakan oleh Tuhan Yesus sendiri, dimana Yesus mengidentifikasikan apa yang akan dilakukan dalam hidupNya. Setiap orang kristen memiliki tujuan akhir yang sama yaitu untuk menjadi serupa dengan Kristus. Menjadi serupa dengan Kristus bukan secara fisik tetapi secara sikap dan karakter, karena itulah kita ditebus olehNya. Sikap hati yang mau melayani bisa terjadi dalam perkara kehidupan sekecil apapun. Karena semua dimulai ketika kita mengambil keputusan untuk melayani orang lain.

Melayani orang lain sama dengan kita sedang mengekspresikan kasih Allah lewat hidup kita, kepada orang lain. Jadi, melayani bukan di gereja saja melainkan kita bisa melayani di luar gereja. Khususnya di tempt kita bekerja atau usaha. Sebab pada saat kita bekerja atau berusaha kita berkesepatan bertemu dengan prang-orang yang belum mengenal kasih Kristus. Melalui kitalah kasih Kristus sampai kepada mereka yaitu melalui bagaimana kita hidup ditengah-tengah mereka. Tuhan menghendaki juga kita memiliki semangat melayani bukan saja pada hari minggu di geraja melainkan juga pada Hari Senin s/d sabtu di tempat kita bekerjakita juga bersemangat untuk melakukan yang terbaik dalam perkerjaan kita.

Col 3:23  Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. Berarti bukan persoalan apa pekerjaan yang sedang kita kerjakan teteapi bagaimana kita mengerjakan a untuk pekerjaan itu. Lakukanlah pekerjaan kita hanya untuk memuliakan Tuhan. Allah menginginkan kita sebagai orang-orang percaya memiliki roh atau antusias yang sama dari hari Senin hingga Minggu, artinya bukan pada saat diperkerjakan saja kita antusias sedangkan dalam pelayanan kita lemah atau tidak ada gairah. Ataupun sebaliknya dalam pelayanan kita berapi-api tetapi dalam pekerjaan kita sering kompromi. Sekali lagi Allah mau agar kita tetap punya spirit atau antusias yang sama baik di dalam pelayanan maupun di dalam pekerjaan kita

Janji Tuhan kepada kita pada saat kita melakukan yang terbaik dalam pekerjaan atau tanggung jawab yang dipercayakan kepada kita adalah Tuhan aka memberikan upah kepada kita. Upah yang Tuhan berikan bukanlah hanya dalam besecara rohani baut ntuk materi melainkan mencakup juga berkat rohani buat kita dan keluarga kita. Untuk itu mari kita melakukan yang terbaik dalam setiap tanggung jawab yang diberikan kepada kita sebab ada upah yang menanti kita. Amin (By Ps. Dedy Ndun)

Faithfulness

Ulangan 5:32  Maka lakukanlah semuanya itu dengan setia, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu. Janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri.

Anda pasti pernah mendengar nama Israel houghton, Martha Munizzi, Mary Alessi, dan tentu anda pernah mendengar nama Sidney Mohede yg merupakan worship leader dari Indonesia yang menembus Internasional. Banyak orang akan datang dalam sebuah acara atau konser bila ada namanya. Anggaplah sebuah gula yang diidolakan oleh banyak semut. Namun, pernahkah anda sekalian mendengar nama Ari Ndun? Dia memulai dalam bidang yang sama dengan nama-nama yang saya sebutkan diatas, memiliki talenta yang sama, melayani dalam talenta yang sama.

Namun kenapa kita semua tidak mengenal nama Ari Ndun seperti Sidney Mohede, Israel Houghton, dll? Itu karena Ari Ndun masih sedang berlari untuk mencapai garis akhir. Begitu pula dengan Sidney Mohede, dll. Mereka dihargai karena mereka setia dengan apa yang mereka kerjakan. Mereka awalnya berusaha dan berlari untuk mencapai garis akhir mereka. Meskipun banyak halangan, cobaan, dan rintangan yang menghadang mereka, mereka tetap setia melakukan bagian mereka, hingga akhirnya mereka mencapai garis akhir. Saya percaya suatu saat nanti nama Ari Ndun, saya, atau bahkan anda yang membaca artikel ini akan sama seperti mereka. Hanya jika kita tetap setia dan percaya dalam melakukan bagian yang Tuhan berikan untuk kita. Maka kita akan mencapai garis akhir dengan berkemenangan.

Sama halnya dengan segala aspek kehidupan kita. Apapun yang kita kerjakan sekarang, setialah dalam melakukannya. Mohonlah senantiasa pertolongan dan kekuatan dari Tuhan supaya kita dapat bertahan dan mengatasi masalah imoralitas, putus asa, dan hal-hal yang merusak yang ada di dunia ini. Percayalah, ketika anda setia dengan apa yang Tuhan tetapkan bagi anda untuk anda kerjakan, maka Tuhan akan mengangkat anda ke tempat yang tinggi.

Living Balance

Amsal 12:8  Setiap orang dipuji seimbang dengan akal budinya, tetapi orang yang serong hatinya, akan dihina.

Seorang pria datang ke sebuah full service station mobil yang melayani pengisian bensin, pencucian dan pengecekan mobil. ketika pria tersebut memasuki pintu masuk, maka secara sigap ada 3 pegawai yang menyambut pria tersebut dengan ramah. Secara sigap ketiga pegawai tersebut melakukan tugasnya masing-masing. pegawai pertama mencuci  mobilnya, pegawai akedua memeriksa mesin, kemudian orang ketiga mengecek ban dan mengelap badan badan & kaca mobil. setelah selesai pria tersebut pergi dengan membayar uang service termasuk uang bensin 50 liter. Namun tidak lama setelah pergi, pria itu kembali ke full service station tadi. Dengan tidak enak hati pria itu bertanya kepada 3 pegawaitadi. “Apakah ada yang belum mengisi tangki bensin saya?”. ketiga pegawai tersebut melihat satu sama lain dan menyadari bahwa mereka lupa mengisi bensin pria itu.

Karena sibuk akan pekerjaan masing-masing, ketiga pegawai tersebut melalaikan pekerjaan yang terpenting. Mungkin kita juga mengalami hal yang sama. Terlalu sibuk melakukan pelayanan, sehingga melupakan hubungan pribadi dengan Tuhan. Terlalu sibuk akan pekerjaan pribadi, sehingga lupa mendidik anak dan keluarga. Karena sibuk dengan rutinitas sehari-hari, sehingga tidak bersosialisasi dengan orang lain.

Ketika Yesus masih di dunia, Yesus melakukan segala sesuatunya dengan seimbang dan sesuai dengan porsinya. Dia tidak disibukkan dengan hal-hal rohani saja, tetapi juga peduli dengan orang di dunia. Dia tidak hanya berdoa, mencari Bapa, berpuasa, dll. Tetapi juga makan bersama dengan pemungut cukai, bermain dengan anak-anak, dll. Yesus melakukan segala sesuatunya dengan seimbang. Begitu pula dengan kita, kita harus melakukan segala sesuatu dengan seimbang, tidak hanya berkerja, tetapi juga mencari Tuhan dengan membaca renungan harian online di internet ataupun dengan Firman Tuhan yang adalah kekuatan bagi roh kita.

Carilah Hikmat

Amsal 2:4-5 Jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.”

Apakah yang dimaksud dengan harta diatas? Harta rohani ini adalah pengertian tentang takut akan Tuhan dan hikmat dari Tuhan untuk mengenal Allah lebih intim lagi, termasuk di dalamnya sukacita, kelepasan, kemenangan, damai sejahtera, kekuatan, penghiburan dan kasih yang berlimpah-limpah. Dan ketika kita memilikinya, maka kita mempunyai pegangan hidup yang kuat, yang akan menuntun kita menjalani setiap langkah kehidupan kita hari demi hari, meraih kemenangan dalam setiap langkah hidup kita. Seperti dikatakan “Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.” Ams 1:7

Apa yang harus dilakukan untuk medapatkan harta rohani ini? Kita harus mencarinya setiap hari. mencari Tuhan harus kita lakukan setiap hari. Ketika kita melewatkan satu hari saja, maka kita akan kehilangan momen yang sangat berharga yang akan menentukan hasil yang akan kita peroleh. Keintiman dengan Tuhan harus dibangun secara kontinyu. Hari-hari yang kita lewati dengan membangun persekutuan dengan Tuhan akan membuat kehidupan rohani kita semakin bertumbuh di dalamNya dan akan memberkati kita juga orang-orang disekitar kita. Kita akan semakin kuat dalam menghadapi berbagai macam masalah dan pencobaan. Bagaimana Caranya? Ada beberapa cara, yaitu Lewat Renungan Harian yang disediakan oleh buku, internet, dll. Lewat renugan ini kita akan mengetahui pengertian pengertian yang akan membangun kita. Dan lewat Firman Tuhan, Yohanes 1:1 “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”. Firman itu adalah Allah sendiri, ketika kitauhan untuk kita. Dia memiliki rencana yang jauh lebuh besar dari apa yang kita bayangkan. Lewat membaca firman-Nya kita tahu apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita.


Be Focus

Filipi 3:15-16 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah juga kepadamu. Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.

Toserba dan Supermarket memiliki satu hal yang sama yaitu menyediakan barang didalamnya. Tetapi terdapat suatu perbedaan diantara keduanya. Toserba merupakan kepanjangan dari toko serba ada, Sebagaimana namanya adalah tempat kita bisa menemukan berbagai macam produk, seperti perlengkapan dapur, mandi, pakaian, hingga barang pertukangan dan beragam produk. Sedangkan pabrik adalah tempat dimana barang-barang itu diproduksi. Dan tidak seperti toserba, biasanya hanya ada satu produk yang diproduksi di sana. Ada begitu banyak toserba atau minimarket bisa kita temui dimana-mana. Orang pun biasanya akan dengan enteng beralih ke toserba llain jika memang tempat langganannya tutup. Tapi, bagaiamana jika satu pabrik tutup? itu berarti satu produk hilang dan kemungkinan besar banyak orang akan merasa kehilangan besar.

Jika skill diibaratkan sebuah barang, di market place kita berada sering kali kita menemukanorang-orang jenis toserba maupun pabrik. Ada orang yang tahu banyak hal, seperti toserba dengan beraneka macam produknya. Tapi, juga ada orang yang bertipe pabrik.Pada dasarnya dia hanya memiliki satu keahlian. namun ia bisa di bilang tidak tergantikan.

Apakah salah jika kita menjadi ahli dalam segala hal? tentu saja tidak, itu adalah anugrah yang harus disyukuri. Namun orang-orang yang emiliki banyak keahlianpun harus mengembangkan satu dari banyak talenta yang dia miliki. Kenapa? Jika kualitas kita akan satu keahlian yang kita miliki hanya sekedar biasa saja maka kita bisa digantikan sewaktu-waktu. Sebaliknya kita menjadi seorang spesialis yang berkompeten dalam satu keahlian atau dikatakan sebuah pabrik. Kebanyakan orang yang sukses adalah orang yang fokus dalam satu bidang atau keahlian saja. Seperti Warren Buffet, miliarder yang fokus dalam Saham, David Beckham yang pemain termahal yang fokus bermain bola, tiger wood yang fokus menjadi pemain golf. Mereka semua adalah orang sukses yang fokus pada talentanya. lebih baik menjadi seorang yang spesialis

Preparation

raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan,- Lukas 14:31

Keberhasilan seseorang dalam melakukan segala sesuatu sebenarnya dapat dilihat dari sejauh mana persiapan yang dilakukan orang itu. Persiapan yang dilakukan menentukan keberhasilan anda. Jika tidak disertai persiapan yang matang, maka sama saja anda kalah perang sebelum berperang!

Tanpa persiapan dan perencanaan yang matang adalah sama seperti seorang penebang kayu yang tak mempersiapkan dengan baik penebangan pohon yang akan dilakukannya. Tak mempelajari jenis pohon yang akan di tebang, sehingga tidak tahu pohon apa yg baik untuk ditebang, seberapa keras pohon yang akan ditebang. Terlebih lagi jika dia tidak membawa perlengkapan tambahan untuk menebang pohon. Dijamin, penebang yang gagal dalam persiapan ini sedang mempersiapkan kegagalan dalam penebangannya.

Tahukah anda kunci kesuksesan orang yang menebang dengan bijak. Jika saya diberikan waktu untuk selama 9 tahun untuk menebang sebuah pohon sendirian. Maka saya akan memilih menggunakan waktu saya selama 6 tahun untuk mengasah kapak saya. Dan saya akan menggunakan 3 tahun sisanya untuk menebang pohon tersebut. Lebih baik menggunakan 2/3 waktu hanya untuk mengasah kapak. Bandingkan jika hanya mengasah selama 1 tahun. Meskipun telah menebang 5 tahun terlebih dahulu tetapi yang mempersiapkan kapaknya selama 6 tahunlah yang akan terlebih dahulu selesai. Kenapa? Karena orang ini mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang.

Persiapan dan perencanaan tak bisa dipandang sebelah mata. Di saat Anda sukses dalam melakukan persiapan dan perencanaan, sebenarnya Anda sudah memenangkan separuh pertandingan. Sisanya tergantung bagaimana Anda melakukan segala sesuatu yang sudah dipersiapkan itu dengan baik.

Kegagalan untuk mempersiapkan adalah mempersiapkan kegagalan.