=================
"Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap."

Seperti itulah memang kenyataannya. Dunia yang kita hidupi saat ini ternyata tidak kunjung membaik, bahkan malah memburuk. Dan ini sesuai dengan apa yang ditulis dalam alkitab. "orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan." (2 Timotius 3:13). Yohanes menyatakan "Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya." (1 Yohanes 2:17). Dunia memang sedang lenyap dengan segala keinginannya, dan hanya orang-orang yang melakukan kehendak Allah-lah yang akan tetap hidup selamanya. Tetapi ada berapa banyak orang yang seperti ini dibanding yang keras kepala, tidak mau diatur apalagi ditegur, mengeraskan hati atau juga sering disebut dengan tegar tengkuk?
Tuhan sangat peduli terhadap keselamatan kita. He's deeply concern of it. Begitu prihatin sehingga Dia rela turun langsung ke dunia untuk menebus kita atas dasar kasih yang sedemikian besar. Dan lihatlah bagaimana Tuhan telah memakai berbagai cara untuk memanggil kita agar berbalik dari jalan-jalan yang salah dan kembali memasuki rel yang benar. Tuhan sudah mempergunakan banyak cara untuk menyatakan diriNya dan mengingatkan kita untuk bertobat. Mari kita lihat beberapa di antaranya:
1. Cara yang halus melalui buah karya ciptaanNya
Dalam Roma kita membaca seperti ini: "Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata bagi mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih." (Roma 1:19-20). Lewat ciptaanNya sejak dunia diciptakan kita bisa menyaksikan keilahianNya. Betapa seringnya Tuhan menyatakan kekuatanNya dan kuasaNya lewat segala ciptaan di muka bumi ini. Kreatif, inovatif, bak maestro dalam mendesain segala sesuatu sehingga sulit terselami oleh pikiran kita. Seharusnya lewat cara halus seperti ini kita sudah bisa terpanggil untuk bertobat. Tetapi apa yang terjadi? Tidak, manusia tidak juga mau menjadi sadar. Ayat selanjutnya berkata: "Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap." (ay 21). Nyatanya masih banyak orang yang terus meragukan kuasa Tuhan lewat penciptaanNya, tidak kunjung menyadari bahwa segala yang disediakan Allah itu baik adanya dan sebagainya. Perilaku manusia tetap saja menyakiti hati Tuhan meski segala karyaNya sudah membuktikan kekuatan dan keilahianNya. Padahal ini semua akan terlihat sangat nyata meski dengan memakai mata hati sedikit saja sekalipun.
(bersambung)
Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho
No comments:
Post a Comment